Penyebab Kanker

Kanker termasuk penyakit yang menakutkan dan merupakan momok bagi banyak orang setelah penyakit jantung. Bagaimana tidak, sudah banyak nyawa lepas akibat penyakit yang dapat menyerang siapa saja ini. Apa sih kanker itu? Bagaimana penyakit ini bisa tumbuh dan berkembang di dalam tubuh kita? Dan, apa pula penyebabnya? Bisakah kita menghindarinya? Yuk, kita simak penjelasan berikut ini.

Gen akan bekerja dengan baik jika tubuh dalam keadaan sehat. Gen ini bertugas mengatur pembelahan sel di dalam tubuh dan memastikan bahwa setiap sel baru adalah replikasi induknya. Sel baru akan menggantikan sel yang mati atau rusak. Jika terjadi ketidaknormalan pada waktu proses pembelahan dan pembaharuan sel, maka akan terbentuk sel abnormal berupa benjolan yang disebut tumor. Pada waktu sel abnormal ini tumbuh, pembuluh darah dengan sendirinya akan memberikan pasokan gizi kepada tumor. Akibatnya, tumor tumbuh makin subur. Lama kelamaan tumor akan merajalela dengan cara menyerang jaringan yang sehat dan menyebar yang disebut tumor ganas atau kanker. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan sel abnormal di dalam tubuh, diantaranya adalah:

Faktor genetik : Seseorang yang memiliki riwayat (keturunan) penyakit kanker mempunyai risiko lebih besar terkena penyakit ini, dibanding seseorang yang tidak memiliki riwayat.

Faktor kekebalan (imunistas) : Di dalam tubuh yang sehat sistem kekebalannya mampu mengenali sel asing dan memusnahkannya. Tetapi jika sistem imunitas di dalam tubuh memiliki masalah, maka akan mempengaruhi pengenalan terhadap sel asing, sehingga sel tumor akan berkembang dan tumbuh dengan bebas.

Faktor makanan : Menurut penelitian, 80-90% penyebab berbagai kanker berkaitan dengan makanan. Beberapa makanan jika dikonsumsi secara berlebih dapat menjadi pencetus munculnya sel kanker. Misalnya, makanan yang diasap, makanan yang diasinkan atau diacar, makanan yang diawetkan, dan makanan yang banyak mengandung bahan-bahan kimia lainnya (zat pewarna dan perasa buatan).

faktor – faktor diatas memang diketahui bisa menyebabkan kanker. Tapi sayangnya ada beberapa kesalahpahaman mengenai penyebab kanker yang beredar di masyarakat. Apa saja mitos seputar penyebab kanker?

Mitos seputar penyebab kanker dari benda dan produk sehari-hari bisa membuat seseorang menjadi ketakutan dan khawatir berlebihan mengenai kesehatan dirinya atau orang lain.

Sebelum menjadi panik, Timothy Moynihan, MD, spesialis kanker dari Mayo Clinic di Rochester, Minnesota memberikan beberapa penjelasan mengenai mitos seputar penyebab kanker, seperti dikutip dari Mayoclinic, Selasa (19/7/2011) yaitu:

Mitos: Deodoran bisa menyebabkan kanker payudara
Fakta: Hingga saat ini belum ada bukti yang konklusif mengenai hubungan antara penggunaan antiperspirants atau deodoran dengan kanker payudara. Beberapa laporan memang menuturkan bahwa kandungan bahan seperti paraben dan alumunium bisa terserap melalui kulit dan memasuki tubuh. Tapi tidak ada studi klinis yang menunjukkan produk ini bisa menyebabkan kanker. Jika memang merasa khawatir, maka pilihlah produk antiperspirant atau deodoran yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Mitos: Wadah plastik dan pembungkus makanan untuk microwave bisa menyebabkan kanker
Fakta: Jika memang di wadah tersebut sudah dicantumkan kode aman untuk makanan, maka wadah atau pembungkus makanan ini aman digunakan. Tapi jika wadah tersebut tidak diperuntukkan untuk microwave, maka jangan digunakan karena bahan di dalam wadah tersebut berpotensi mengalami kebocoran dan bereaksi dengan makanan saat terkena suhu panas.

Mitos: Orang dengan kanker tidak boleh mengonsumsi gula karena bisa membuat kanker tumbuh lebih cepat
Fakta: Semua sel termasuk sel kanker memang bergantung pada gula darah (glukosa) untuk energi. Tapi memberikan gula lebih banyak pada sel-sel kanker tidak mempercepat pertumbuhannya, dan mengurangi gula juga tidak memperlambat pertumbuhannya.

Mitos: Orang baik tidak akan mendapatkan kanker
Fakta: Pada zaman kuno, orang yang sakit sering dipandang sebagai hukuman atas tindakan atau pikiran yang buruk dan masih banyak dipercaya oleh orang. Tapi tidak ada bukti sama sekali bahwa orang baik bisa terbebas dari kanker.

Mitos: Kanker bisa menular
Fakta: Kanker bukanlah penyakit menular, karenanya tidak perlu menghindari orang yang terkena kanker. Menghabiskan waktu dna menyentuh orangd engan kanker justru bisa menjadi bentuk dukungan yang baik.

http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/apa-penyebab-orang-menderita-kanker/
http://www.detikhealth.com/read/2011/07/19/090259/1684003/766/kekeliruan-seputar-penyebab-kankerP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • 154,345 Sentuhan
free counters
%d blogger menyukai ini: