Teori English School

English School merupakan sebuah aliran yang muncul di Inggris pada periode sepanjang perang dingin. Aliran ini memiliki pemahaman dan perspektif yang berbeda dalam memandang studi hubungan internasional yaitu penolakan mereka pada tantangan kaum behavioralis dan menekankan pendekatan tradisional yang berdasarkan pada pemahaman, penilaian, norma-norma, dan sejarah manusia. Mereka juga menolak setiap pembilahan yang tegas antara pandangan kaum realis semata dengan pandangan kaum liberal tentang hubungan internasional.

Masyarakat Internasional (International Society)
Teori yang dikemukakan para pengikut aliran ini adalah teori mengenai masyarakat internasional (international society) dengan teoritisi mereka yang terkenal pada abad keduapuluh adalah Hadley Bull dan Martin Wight.

Teoretisi Masyarakat Internasional mengakui pentingnya kekuatan dalam masalah-masalah internasional. Mereka juga memfokuskan pada negara dan sistem negara. Tetapi mereka menolak pandangan sempit kaum realis bahwa politik dunia merupakan keadaan alami Hobbesian dimana tidak ada norma internasional sama sekali. Mereka memandang negara sebagai kombinasi dari Machstaat (negara berkuasa) dan Rechstaat (negara konstitusional): kekuatan dan hukum keduanya merupakan bentuk penting hubungan internasional. Benar bahwa terdapat anarki internasional dalam arti tidak ada pemerintahan dunia. Tetapi anarki internasional adalah suatu kondisi sosial bukan anti sosial: yaitu politik dunia adalah suatu “masyarakat anarkis” (Bull 1995). Teoretisi ini juga mnegakui pentingnya individu, dan sebagian dari mereka berpendapat bahwa individu-individu adalah bagian dari negara-negara. Berbeda dengan kebanyakan kaum liberal kontemporer, teoretisi Masyarakat Internasional cenderung menganggap organisasi-organisasi antar lembaga pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat sebagai bentuk pinggiran daripada sebagai bentuk utama politik dunia. Mereka menekankan hubungan negara-negara dan mengesampingkan pentingnya hubungan transnasional.

Teoritisi Masyarakat Internasional memandang studi hubungan internasional tidak hanya mematok salah satu dari elemen itu dan mengabaikan yang lain. Mereka tidak berupaya membuat dan menguji hipotesis dengan tujuan mebangaun hukum-hukum hubungan internasional yang ilmiah. Mereka tidak mencoba menjelaskan hubungan internasional secara ilmiah , melainkan mereka mencoba memahami dan menginterpretasikannya. Dengan demikian, teoritisi masyarakat internasional mengambil pendekatan filsafat, hukum dan sejarah yang lebih luas bagi hubungan internasional.

Keteraturan dan Keadilan (Order and Justice)
Hadley Bull membedakan tiga macam ketertiban dalam politik dunia (Bull:3-21). Pertama adalah “ketertiban dalam kehidupan sosial”, yang merupakan elemen dasar hubungan manusia selain dari bentuk yang diambil; kedua adalah “ketertiban internasional” yang merupakan tatanan antara negara-negara dalam sistem atau masyarakat negara dan yang terakhir adalah “ketertiban dunia” yang merupakan tatanan antara manusia secara keseluruhan.

Selanjutnya Bull juga membedakan tiga tingkatan keadilan dalam politik dunia: “keadilan internasional atau antarnegara”, yang pada dasarnya melibatkan pemikiran tentang kedaulatan negara yang sama; “keadilan individu atau manusia”, yang pada dasarnya melibatkan pemikiran hak asasi manusiingka; dan “keadilan kosmopolitan atau dunia”, yang pada dasarnya melibatkan “ apa yang benar atau baik bagi seluruh dunia”, jelasnya sebagai contoh, dalam standar lingkungan global. Secara historis tingkat antarnegara biasanya telah berjalan dalam politik dunia.

Bull mengakhiri bahasannya tentang ketertiban dan keadilan dengan mempertimbangkan bobot relatif dari kedua nilai ini dalam politik dunia. Dalam perbandingan tersebut, ketertiban terlihat lebih fundamental: “ketertiban merupakan kondisi bagi perwujudan nilai-nilai lain” (Bull 1995:93). Ketertiban lebih dahulu dari keadilan . Dengan demikian Bull membuat pernyataan bahwa ketertiban merupakan pernyataan umum, tetapi dalam hal tertentu keadilan mungkin menjadi yang pertama. Inti pernyaaan Bull adalah politik dunia menimbulkan berbagai permasalahan tentang ketertiban ataupun keadilan, dan bahwa politik dunia tidak cukup dapat dipahami hanya dengan mmusatkan pada salah satu nilai dan mengabaikan yang lain.

Oleh: Muhammad Yusra (Mahasiswa Pasca Sarjana Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • 154,345 Sentuhan
free counters
%d blogger menyukai ini: