IMF

IMF adalah satu dari institusi yang diciptakan Bretton Woods, New Hampshire, 1944, untuk menciptkan sistem moneter internasional setelah Perang Dunia II. Jika Bank Dunia didesain untuk memberi dana pada proyek tertentu pada negara pascaperang demi rekontruksi dan perkembangan, IMF didesain untuk mengasistensi permasalahan stabilitas makroekonomi dan memperbaiki pertukaran mata uang (dikenal dengan sebutan sistem Bretton Wood) dengan cara meminjami uang agar keluar dari masalah balance of payments. Sistem BW runtuh di awal 1970 namun IMF masih tetap beroperasi hingga sekarang.

IMF termasuk dalam golongan International Financial Institutions (IFIs). Mereka hampir memiliki banyak kesamaan dengan Organisasi intergovernmental namun juga memiliki banyak perbedaan. IFI adalah hibrida dari model standar OI, keanggotaan mereka adalah negara-negara, dan diperuntukkan pada beberapa masalah spesifik kooperasi internasional namun kondisi infrastruktur dibutuhkan dalam IFI (dalam kasus ini, khusunya IMF). Dalam cara kerja dan pengaturannya ia lebih kepada institusi untuk mencari profit/ keuntungan. Mereka memberi bunga pada setiap pinjaman, dan bunga ini lebih dari cukup untuk memenuhi biaya operasi dan kerugian pinjaman dari keduanya (Anon, buku ijo: 94). Hasilnya pemerintahan-pemerintahan tidak perlu berkonstribusi dalam mengoperasikan organisasi tersebut tiap tahunnya, tidak seperti kebanyakan OI. Namun mereka diminta untuk berkontribusi sewaktu-waktu dalam sistem kapital IFI.

Ide kerja IFI berdasarkan stuktur voting yang mana seperti kooperasi shareholding daripada kebanyakan OI. Proporsi total vote dari tiap negara anggota sama dengan proporsi kontribusi kerja kapital dari total kinerja organisasi. Dengan kata lain, semakin banyak bagian yang kau beli, semakin besar kontrol yang kamu miliki, negara industri yang besar tidak hanya berkuasa secara de facto tetapi juga secara de jure dalam segala aktivitas IFI. AS sendiri memilik 17.14% vote, dan jika dijumlahkan bersama, AS, Jepang, dan EU merupakan mayoritas. Banyak keputusan yang dapat diputuskan dengan mudah berdasar vote mayoritas namun kebanyakan keputusan fundamental membutuhkan 70% vote, dan untuk perubahan mayor struktur IMF membutuhkan 85%. Tujuh puluh persen vote itu harus terdiri dari 21 negara dengan ketiga negara dengan vote terbesar. Namun untuk mencapai 85% sendiri, AS bisa menjatuhkannya sendiri sementara kalaupun semua negara di Afrika, dan Amerika tengah dan selatan voting bersamaan pun tetap tidak akan mencukupi untuk menjatuhkan kebijakan (Anon, buku ijo).

Struktur voting ini mempengaruhi sebagian besar keputusan IFI sebab otoritas dipegang oleh sebagian besar negara peminjam yang didelegasikan sebagai managing director dan staff eksekutif. Level tertinggi managemen IFI adalah pada Dewan Kewenangan (Boards of Governors/ BOG) yang mana terdiri dari departemen finansial atau direktur bank pusat dari segala negara di dunia. BOG bertemu setiap setahun sekali di pertemuan IMF dan Bank Dunia di Washington. Managemen keseharian berada di tangan kedua puluh empat direktur eksekutif. AS, Jepang, Jerman, Prancis, Inggris, Cina, Rusia, dan Arab Saudi, sebagai delapan pemegang terbesar, mereka memiliki direktur eksekutif masing-masing (Anon, buku ijo). Keenam belas lainnya dipilih dari grup-grup negara walau seringkali yang terpilih adalah mereka dengan jumlah vote terbesar di antara anggota grup tersebut (Anon, buku ijo). Laporan pada BOD dilakukan oleh Managing Director. Walau pada prinsipnya MD dipilih oleh anggota, ada kesepakatan tidak resmi bahwa MD Bank Dunia selalu seorang Amerika dan IMF seorang Eropa.

MD IMF memiliki staf mencapai 2.650 orang dan budget operasi tahunan (tidak termasuk bunga pinjaman) sekitar $740juta (Anon, buku ijo). Staf diatur secara regional dan fungsional (Anon, buku ijo). Nilai total pinjaman dan kredit oleh IMF mencapai $90miliar (Anon, buku ijo). IMF melakukan tiga aktivitas utama: pengawasan (mengusahakan dialog antarnegara anggota dalam skala nasional dan internasional terkait kebijakan ekonomi dan finansial mereka), asisten finansial (peminjaman dan perpanjangan kredit), dan asisten teknikal (dalam praktiknya, pinjaman IMF akan membantu negara mengembangkan kebijakan fiskal dan finansial mereka).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • 154,274 Sentuhan
free counters
%d blogger menyukai ini: