My Journey Diary : Katak Dalam Tempurung

saya merasa sangat rugi mengingat begitu banyak yang saya lewatkan dari Indonesia yang begitu luas dan begitu indah ini, dari berpuluh – puluh ribu tempat bahkan mungkin jutaan tempat di Indonesia yang dapat dikunjungi, saya hanya dapat mengunjungi 20 – 25 tempat dari yang saya sebutkan tadi, memang sebagai orang kota biasa yang secara tipikal sibuk entah bekerja, belajar, bermain, sampai segala sesuatunya bisa dijadikan alasan bagi orang kota seperti saya ini supaya sibuk, padahal diluar sana Keindahan panorama gunung rinjani, megahnya gunung Jayawijaya, dan puluhan ribu lainnya menunggu untuk dijelajahi dan di nikmati keindahannya. Ya Seperti katak dalam tempurung saya dan mungkin beberapa orang seperti saya yang mungkin hanya tahu Pulau Jawa, Puncak, Kebun Raya Bogor dan gedung gedung tinggi khas kota besar, padahal masih ada kurang lebih 16.999 pulau di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi, dan ratusan ribu Pemandangan untuk dinikmati

kita melihat pemandangan Indonesia dari layar kaca yang disebut Televisi, dari Kertas kertas iklan yang disebut koran dan majalah, dari Kalkulator pintar yang disebut komputer maupun telepon genggam. tapi apa semua itu bisa membuat kita merasakan semilirnya angin di Raja Ampat? jajan di Pasar Terapung Muara Kuin?, menikmati sunset di Pantai Losari? semua sepertinya hanya membuat semakin ‘menempurungi’ kita.

Indonesia terkenal akan Bali dan saya akui bali memang tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi dan dijelajahi namun apakah Bali mengenalkan Indonesia? saya tergelitik ketika melihat salah satu survey di Luar negeri oleh stasiun TV swasta yang bertanya “apakah anda kenal Indonesia?” Jawabannya beragam, dari sekedar “tidak tahu”,”sebuah negara di timur tengah”,”Negara di Asia”,”Bencana(Tsunami,Gempa,DLL)”,”sedikit tahu”.
Namun Lucunya ketika ditanya “Bali” mereka sangat antusias sampai ada yang berusaha menjelaskan panjang lebar keindahan Bali dan disimpulkan hampir 90% tahu,ketika ditanya kembali “apakah anda tahu di Negara mana Bali berada?”
jawabannya pun sama dengan pertanyaan pertama, Variatif, dari “bukankah bali itu negara sendiri?”, dan lagi lagi “tidak tahu”.

dari sini terlihat seharusnya Indonesia bisa lebih mengenalkan Dirinya sendiri dengan bantuan pemerintah dan masyarakatnya, karena Indonesia bukan hanya Bali saja namun masih ada berpuluh ribu tempat yang Indah, bahkan saya bisa bilang ada pemandangan 2x lipat dari keindahan pantai kuta yang sekarang dipenuh-sesaki oleh bule-bule itu.
saya juga merasa orang kita terkadang mengagumi pemandangan luar negeri dari pada negeri sendiri seperti Eropa, dan beberapa tempat asia seperti Thailand, Malaysia,Korea,dll, terutama Jepang, Tapi untuk Jepang sendiri saya merupakan pengagum karena Jepang menurut saya Jepang adalah negara dengan kombinasi terbaik antara modernisasi dan kebudayaan, pemandangan yang sangat indah dilengkapi Kombinasi Tersebut sangat menarik untuk dikunjungi dan salah satu negara selain Indonesia sendiri yang saya Rekomendasikan, Untuk Negara ASEAN sendiri saya masih Cinta Indonesia daripada Thailand dan Malaysia dan negara lain karena Indonesia masih mempunyai segudang tempat yang masih misterius dan menarik untuk dijelajahi daripada Malaysia yang sudah mengekspos habis habisan budaya dan Tempat wisatanya walau saya menyukai beberapa tempat di Malaysia tapi hampir semuanya sudah terlalu di’Publik’asikan

Kembali ke Indonesia, dimana masyarakatnya lebih bangga ke luar negeri daripada ke negeri sendiri, lucu saya pikir ketika mereka bercerita tentang luar negeri yang sejuk dan indah, kebudayaannya menarik, makanannya lezat, sudah modern, dll. tetapi di Indonesia mereka bilang Panas,Kotor,dll. Ya ampun inilah katak dalam tempurung mereka melihat Indonesia dari sisi kekotaan, kalau mau modern yah bayar pajak dan basmi orang orang koruptor seperti gayus dan kroninya,dan tingkatkan pendidikan, mau sejuk? datang saja ke gunung ada beribu ribu gunung di Indonesia. Indah, kebudayaan banyak? Indonesia dari bawah Tanah, bawah laut, daratan, Sampai udara itu Banyak sekali Keindahannya dan dari suku adat yang Banyak, anda saja yang belum menjelajahinya. Cinta Tanah Air itulah kuncinya

saya sendiripun mungkin masih dalam tempurung karena saya sendiri masih sedikit sekali berkunjung di tempat tempat yang ada puluhan ribu itu dan saya sangat iri bagi mereka yang bisa menikmati keindahan Alam Indonesia

Saya setuju dengan ucapan kapten Jack Sparrow meskipun dalam Film yaitu “Dunia masih tetap sama tetapi semakin sedikit didalamnya”
jadi selama alam Indonesia masih mengizinkan kita melihat pesonanya sebaiknya kita nikmati dan jaga, Hingga saatnya yang sedikit itu habis dan menjadi tidak ada

M.F.R
regifauzi.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • 154,100 Sentuhan
free counters
%d blogger menyukai ini: